Tertatih...kau melangkah
mendayu dengan berwajah senduh
tertunduk di tepian trotowar yang berdebu
tubuh mu yang rentah seolah tak berdaya melawan
kejamnya jalanan yang penuh kebisingan
dan aku tak penah lelah..
melangkah dan kau trus berjalan
tanpa kau melihat k belakang
yang tak kau ketahui
baju yang kusut masih slalu melekat
ditubuh mu ,sepasang sendal jepit
setia menemani arah langkah kakimu...
tiada yang perduli....
derita yag kau tanggung sendiri
hanya untuk mencari sesuap nasi
pejuangan mu sungguh mulia
mejalani derita hidup
yang kau hadapi..........
yang kau hadapi..........
Ttd Rendy bemby
3 november 2010



Pontianak Time